0 Metode Deteksi Kebuntingan Pada Ternak Sapi
Deteksi Kebuntingan
Deteksi kebuntingan dini pada ternak sangat penting bagi sebuah manajemen reproduksi sebagaimana ditinja u dari segi ekonomi. Mengetahu i bahwa ternaknya bunting atau tidak mempunyai nilai ekonomis yang perlu diper timbangkan sebagai hal penting bagi manajemen reproduksi yang harus diterapkan. Metoda secara klinik dan imunologi tertera pada gambar 1. Pemilihan metoda tergantung pada spesies, umur kebuningan, biaya, ketepatan dan kecepatan diagnosa. Secara umum, diagnosa kebuntingan dini diperlukan dalam hal :
Deteksi kebuntingan dini pada ternak sangat penting bagi sebuah manajemen reproduksi sebagaimana ditinja u dari segi ekonomi. Mengetahu i bahwa ternaknya bunting atau tidak mempunyai nilai ekonomis yang perlu diper timbangkan sebagai hal penting bagi manajemen reproduksi yang harus diterapkan. Metoda secara klinik dan imunologi tertera pada gambar 1. Pemilihan metoda tergantung pada spesies, umur kebuningan, biaya, ketepatan dan kecepatan diagnosa. Secara umum, diagnosa kebuntingan dini diperlukan dalam hal :
- Mengindentifikasi ternak yang tidak bunting segera setelah perkawinan
atau IB sehingga wakt u produksi yang hilang karena infertilitas dapat
ditekan dengan penanganan yang tepat. - Sebagai pertimbangan apabila ternak harus dijual atau di culling
- Untuk menekan biaya pada breeding program yang menggunakan teknik
hormonal yang mahal - Membantu manajemen ternak yang ekonomis (Jainudeen and Hafez, 2000)
Selama kebuningan, konseptus m enekan regresi corpus luteum ( CL) dan mencegah hewan kembali estrus. Oleh sebab itu, apabila hewan tidak kembali estrus setelah perkawinan maka diasumsikan bunting. Pada sapi dan kerbau, ketidakhadiran estrus setelah perkawinan digunakan secara luas oleh peternak dan sentra-sentra IB sebagai indikator terjadinya kebuntingan, tetapi ketepatan metoda ini tergantun g dari ketepatan deteksi estru snya. Pada kerbau, penggunaan metoda NR ini tidak dapat dipercaya karena sulitnya mendeteksi estrus.
Metode Klinis pada Diagnosa Kebuntingan
Metoda klinis tergantung deteksi pada konseptus-fetus, membran fetus dan cairan fetus. Metoda ini meliputi eksplorasi rektal dan teknik ultrasonografi. Radiografi sebagai metoda diagnosa kebuntingan pa da domba, kambing dan babi saa t ini sudah harus ditinggalkan karena adanya bahaya radiasi bagi operatornya. selanjutnya...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)











0 komentar: